Tampilkan postingan dengan label KHASIAT BUAH MANGGIS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KHASIAT BUAH MANGGIS. Tampilkan semua postingan

Kamis, 11 November 2010

Khasiat buang manggis yang luar biasa

XAMTHONE PLUS Jus manggis untuk segala penyakit. Peluang usaha waralaba jus manggis xamthone plus klik www.waralabaxamthone.com UNTUK BELANJA ONLINE KLIK www.binmuhsingroup.comDETAILPRODUK KUNJUNGI www.grosirxamthoneplus.blogspot.comUNTUK PEMESANAN HUBUNGI :HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendsterbinmuhsin_group@yahoo.co.id
===

ALTERNATIF lain mendapatkan antioksidan guna mencegah perusakan sel yang disebabkan radikal bebas adalah buah manggis. Buah eksotis yang sering dijuluki queen of fruit ini ternyata memiliki banyak kandungan antioksidan pada kulit dan buahnya.

Manggis merupakan tanaman buah berupa pohon yang berasal dari hutan tropis yang teduh di kawasan Asia Tenggara, yaitu hutan belantara Malaysia atau Indonesia. Dari Asia Tenggara, tanaman ini menyebar ke daerah Amerika Tengah dan daerah tropis lainnya seperti Sri Lanka, Malagasi, Karibia, Hawaii, dan Australia Utara.

Pusat penanaman pohon manggis atau Garnicia mangostana adalah Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Jawa Barat (Jasinga, Ciamis, Wanayasa), Sumatera Barat, Sumatera Utara, Riau, Jawa Timur dan Sulawesi Utara.
Dalam pengobatan tradisional di Asia Tenggara, buah manggis dan kulitnya telah digunakan selama beberapa abad. Sementara itu, secara ilmiah dibuktikan pada tikus percobaan yang mengonsumsi jus manggis setara dengan tiga liter jika pada manusia, tidak mengalami kerusakan jaringan apa pun.
Dari hasil suatu penelitian, buah asli Asia Tenggara ini dapat menghasilkan xanthone, yaitu zat yang terbentuk dari hasil isolasi kulit buah manggis. Kadarnya mencapai 123,97 mg per ml. Xanthone mempunyai aktivitas antiinflamasi dan antioksidan.

Penelitian xanthone telah dimulai sejak tahun 1970 dan hingga kini telah ditemukan lebih dari 40 jenis xanthone, di antaranya adalah alpha-mangostin dan gamma mangostin yang dipercaya memiliki kemampuan mencegah berbagai penyakit. Kedua jenis xanthone tersebut dapat membantu menghentikan inflamasi (radang) dengan cara menghambat produksi enzim COX-2 yang menyebabkan inflamasi.

Penelitian lain menunjukkan bahwa gamma-mangostin mempunyai efek anti radang lebih baik daripada obat antiinflamasi lain yang dijual di pasaran.Xanthone jenis ini dapat menghindarkan berbagai penyakit yang disebabkan peradangan, seperti artritis dan alzheimer (merupakan salah satu penyakit disfungsi otak).
Xanthone juga bermanfaat mencegah pertumbuhan sel kanker dan tumor. Kemampuan antioksidannya bahkan melebihi vitamin C dan E yang selama ini dikenal sebagai antioksidan yang paling efektif. Kandungan alpha-mangostin dan gamma-maostin pada buah manggis juga bersifat sebagai antibakteri. Alpha-magodtin juga diketahui mempunyai efektivitas yang sama baiknya dengan antibiotika yang berada di pasaran seperti amphicillin dan minocycline.

Manggis merupakan komoditas buah yang berkhasiat untuk kesehatan dan kecantikan karena memiliki antioksidan yang menangkap radikal bebas dan mencegah keruakan sel sehingga proses degenerasi sel terhambat. Tidak cuma daging buah manggis yang kaya vitamin C-66 mg, tetapi juga kulit yang multi khasiat yaitu antikanker, antioksidan, mujarab mengatasi jantung koroner, HIV, dan sebagainya.
Ekstrak kulit manggis bersifat antiproliferasi untuk menghambat pertumbuhan sel kanker. Selain itu ekstrak itu juga bersifat apotosis penghancur sel kanker. Xanthone mampu merawat beberapa jenis penyakit kanker seperti kanker hati, pencernaan, paru-paru dan sebagainya. Xanthone dalam kulit manggis juga ampuh mengatasi penyakit tuberkulosis (TBC), asma, leukimia, antiinflamasi, dan antidiare.

Penelitian terbaru menemukan satu dari empat rakyat Amerika Serikat mengidap kanker dan 1 dari 5 orang akan meninggal pada usia dini. Solusi terbaik dari masalah ini adalah pencegahan. Konsumsi manggis secara rutin membuat awet muda karena antioksidan super yang berfungsi menjaga serta memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak dan menjadi lebih baik. Manggis membantu menghancurkan semua penyakit dalam tubuh dan memperbaiki sistem antibodi dalam tubuh.

Buah manggis dapat disajikan dalam bentuk segar, sebagai buah kaleng, dibuat sirop/sari buah. Secara tradisional buah manggis adalah obat sariawan, wasir dan luka. Kini sudah banyak perusahaan yang berminat mengolah manggis, sehingga secara praktis bisa dikonsumsi masyarakat.

Khasiat buah manggis menurut Menurut Dr. Ir. Raffi Paramawati ( Balai besar pengembangan mekanisme pertanian)

XAMTHONE PLUS Jus manggis untuk segala penyakit. Peluang usaha waralaba jus manggis xamthone plus klik www.waralabaxamthone.com UNTUK BELANJA ONLINE KLIK www.binmuhsingroup.comDETAILPRODUK KUNJUNGI www.grosirxamthoneplus.blogspot.comUNTUK PEMESANAN HUBUNGI :HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendsterbinmuhsin_group@yahoo.co.id
===

Menurut Dr. Ir. Raffi Paramawati ( Balai besar pengembangan mekanisme pertanian)

Alam Indonesia sebagai daerah beriklim tropik terbukti sangat cocok untuk tumbuh dan berkembangnya tanaman manggis. Manggis (Garcinia Masngostana L) merupakan salah satu komoditas buah yang mempunyai prospek cerah untuk dikembangkan di berbagai daerah dengan ekologi yang cocok untuk pertumbuhan manggis. Tanaman manggis secara umum masih dibudidayakan secara tradisional dan turun temurun, belum banyak sentuhan teknologi modern, sehingga peluang peningkatan produksi, kualitas dan pemasaran masih terbuka.

Saat ini manggis merupakan salah satu primadona ekspor yang menjadi andalan Indonesia untuk meningkatkan penerimaan devisa negara, karena manggis digemari di luar negeri. Namun jumlah manggis yang dapat diekspor hanya 10% dari total produksi (60.000 ton). Bagian yang biasanya dikonsumsi dari buah manggis adalah daging buah, yang mempunyai rasa asam-manis lezat, yang membuat manggis dijuluki sebagai Ratu Buah (Queen of Fruits). Namun ternyata bagian yang paling berkhasiat bagi kesehatan tubuh adalah kulit buah manggis. Dalam kulit terdapat super antioksidan alami yang dikenal dengan nama XANthone.

XANthone merupakan molekul besar yang terdiri dari berbagai komponen super antioksidan, misalnya alpha-Mangostin; Garcinone A; beta-Mangostin; Garcinone B; 3-Isomangostin; Garcinone C; Mangostanol; Garcinone D; Maclurin; Garcinone E, Catechins and polyphenols, Vitamin C dan sebagainya.

Antioksidan diperlukan tubuh untuk untuk mencegah kerusakan akibat serangan radikal bebas, melalui perlindungan terhadap protein, sel, jaringan dan organ-organ tubuh. Antioksidan telah terbukti dapat mencegah penuaan dini (anti aging), mencegah penyakit jantung, mencegah berbagai jenis kanker, mencegah kebutaan dan meningkatkan kekebalan tubuh. Banyak antioksidan alami yang terdapat dalam makanan kita, antara lain askorbat (vitamin C), tokoferol (vitamin E), karotenoid (vitamin A) dan poliphenol (antioksidan dalam teh dan dedaunan). Namun kesemuanya itu kemampuannya jauh di bawah XANthone dari manggis. Sebagai contoh, antioksidan dalam jeruk mempunyai nilai 2400 ORAC per 100 oz, sedang XAMthone mempunyai nilai 20.000 ORAC.

XANthone juga terbukti mempunyai keunggulan mampu menjelajah seluruh tubuh untuk menetralkan radikal bebas, sehingga tubuh kita menjadi lebih bersih dan lebih sehat daripada sebelumnya. Selain itu, XANthone mempunyai sifat sebagai antikanker, antiinflammatory, antimikroba, antialergi, menurunkan cholesterol, tekanan darah dan kadar gula, serta membantu menyembuhkan penyakit degeneratif (jantung, stroke, katarak) dan masih banyak lagi.

Saat ini ekstrak XAMthone dari manggis telah diproduksi dengan merek XAMthone plus. Produk dalam bentuk minuman suplemen ini baru pertama kali diproduksi di Indonesia dalam skala industri. XAMthone Plus adalah estrak buah manggis yang dikombinasikan dengan rosella, madu,anggur dan apel sehingga memberikan rasa sensasional, sehingga cocok disebut sebagai minuman suplemen generasi baru. Dalam aplikasinya pada pengguna, XAMthone Plus terbukti mampu memberikan reaksi cepat dalam mematikan penyakit akibat mikroba (bakteri, fungi, virus, parasit) dan secara signifikan mampu memperbaiki sistem dalam tubuh (menormalkan kandungan gula dalam darah, tekanan darah, kolesterol, asam urat dan sebagainya). Bahkan bukti spektakuler terjadi pada kesembuhan beberapa penderita stroke, penurunan fungsi ginjal, kanker payudara, leukemia dan masih banyak lagi.mampu meningkatkan stamina dan kekebalan, disamping akan melindungi tubuh dari penyakit degeneratif

Khasiat Buah Manggis Menurut Dr. Ir. warid Ali Qosim, M.S ( Dosen Jurusan Budi Daya Pertanian dan Tim Ahli Divisi TTG Lembaga Pengabdian Masyarakat

XAMTHONE PLUS Jus manggis untuk segala penyakit. Peluang usaha waralaba jus manggis xamthone plus klik www.waralabaxamthone.com UNTUK BELANJA ONLINE KLIK www.binmuhsingroup.comDETAILPRODUK KUNJUNGI www.grosirxamthoneplus.blogspot.comUNTUK PEMESANAN HUBUNGI :HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendsterbinmuhsin_group@yahoo.co.id
===

Menurut Dr. Ir. warid Ali Qosim, M.S ( Dosen Jurusan Budi Daya Pertanian dan Tim Ahli Divisi TTG Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) Unpad Bandung.

Kulit Buah Manggis Sebagai Anti Oksidan

ADA satu ungkapan yang sering dijumpai di masyarakat, “Biar hitam si buah manggis.” Ungkapan tersebut digunakan untuk menilai sesuatu jangan dilihat dari bentuk luarnya saja, tetapi lihatlah isinya. Begitu juga untuk menilai buah, jangan melihat kulit buah manggis yang berwarna cokelat hitam, tetapi daging buahnya yang berwarna putih, bertekstur halus, dan rasanya yang manis sekali bercampur asam sehingga menimbulkan rasa khas dan segar.

Buah bernama Latin Garcinia mangostana L. ini termasuk famili Guttiferae dan merupakan spesies terbaik dari genus Garcinia. Manggis termasuk buah eksotik yang sangat digemari oleh konsumen, baik di dalam maupun luar negeri, karena rasanya yang lezat, bentuk buah yang indah, dan tekstur daging buah yang putih halus. Tidak jarang jika manggis mendapat julukan Queen of tropical fruit (Ratunya Buah-buahan Tropik).

Pada umumnya masyarakat memanfaatkan tanaman manggis karena buahnya yang menyegarkan dan mengandung gula sakarosa, dekstrosa, dan levulosa. Komposisi bagian buah yang dimakan per 100 gram meliputi 79,2 gram air, 0,5 gram protein, 19,8 gram karbohidrat, 0,3 gram serat, 11 mg kalsium, 17 mg fosfor, 0,9 mg besi, 14 IU vitamin A, 66 mg vitamin C, vitamin B (tiamin) 0,09 mg, vitamin B2 (riboflavin) 0,06 mg, dan vitamin B5 (niasin) 0,1 mg. Kebanyakan buah manggis dikonsumsi dalam keadaan segar, karena olahan awetannya kurang digemari oleh masyarakat.

Selain buah, kulit buah manggis juga dimanfaatkan sebagai pewarna alami dan bahan baku obat-obatan. Kulit buah mengandung senyawa Xanthone yang meliputi mangostin, mangostenol, mangostinon A, mangostenon B, trapezifolixanthone, tovophyllin B, alfa mangostin, beta mangostin, garcinon B, mangostanol, flavonoid epicatechin, dan gartanin. Senyawa tersebut sangat bermanfaat untuk kesehatan. Senyawa Xanthone tersebut hanya dihasilkan dari genus Garcinia. Di luar negeri kulit buah manggis sudah dibuat kapsul yang digunakan untuk suplemen diet, antioksidan, dan antikanker.

Hasil penelitian menunjukkan, ekstrak kulit manggis mempunyai aktivitas melawan sel kanker meliputi breast, liver, dan leukemia. Selain itu, juga digunakan untuk antihistamin, antiimpflamasi, menekan sistem saraf pusat, dan tekanan darah, serta antiperadangan. Kulit buah juga mengandung antosianin seperti cyanidin-3-sophoroside, dan cyanidin-3-glucoside.

Senyawa tersebut berperan penting pada pewarnaan kulit manggis. Kulit buahnya mengandung senyawa pektin, tanin, dan resin yang dimanfaatkan untuk menyamak kulit dan sebagai zat pewarna hitam untuk makanan dan industri tekstil, sedangkan dan getah kuning dimanfaatkan sebagai bahan baku cat dan insektisida.Efek biologi & farmakologi Rebusan kulit buah manggis mempunyai efek antidiare. Buah manggis muda memiliki efek speriniostatik dan spermisida. Ekstrak (n-heksana dan etanol) manggis memiliki tingkat ketoksikan tertentu pada penggunaan metode uji Brine Schrimp Test (BST). Dari hasil penelitian dilaporkan bahwa alfa mangostin (1,3,6-trihidroksi-7-metoksi-2,8-bis (3metil-2-butenil)-9H-xanten-9-on) hasil isolasi dari kulit buah manggis mempunyai aktivitas antiinflamasi dan antioksidan.

Dari hasil studi farmakologi dan biokimia dapat diketahui bahwa alfa mangostin secara kompetitif menghambat tidak hanya reseptor histamin H, mediator kontraksi otot lunak tetapi juga epiramin yang membangun tempat reseptor H1 pada sel otot lunak secara utuh.

Mangostin merupakan tipe baru dari histamin. Toksisitas pemberian ekstrak daun muda terhadap mencit bunting dengan dosis 500, 1000, dan 1500 mg/kg BB menunjukkan efek pada fetus berupa penurunan berat badan, terjadinya perdarahan pada fetus, dan adanya perubahan jaringan hati fetus seperti nekrosis pada sel hepar, tetapi tidak terjadi kelainan perkembangan dan aborsi. Ekstrak daun manggis dengan berbagai dosis dapat mengurangi jumlah sel spermatid, terjadi penambahan jumlah spermatozoa abnormal, dan lambatnya gerak maju spermatozoa mencit.

Ekstrak kulit buah yang larut dalam petroleum eter ditemukan dua senyawa alkaloid. Kulit kayu, kulit buah, dan lateks kering Garcinia mangostana mengandung sejumlah zat warna kuning yang berasal dari dua metabolit yaitu alfa-mangostin dan mangostin yang berhasil diisolas i. Mangostin merupakan komponen utama sedangkan mangostin merupakan konstituen minor. Ditemukan metabolit baru yaitu 1,3,6,7-tetrahidroksi-2,8-di (3-metil-2butenil) xanton yang diberi nama a-mangostanin dari kulit buah Garcinia mangostana.

Buah manggis digunakan untuk mengobati diare, radang amandel, keputihan, disentri, wasir, luka/borok. Selain itu, digunakan sebagai peluruh dahak dan untuk sakit gigi. Kulit buah manggis digunakan untuk mengobati sariawan, disentri, nyeri urat, sembelit. Kulit batang digunakan untuk mengatasi nyeri perut. Akar untuk mengatasi haid yang tidak teratur. Dari segi rasa, buah manggis cukup potensial untuk dibuat sari buah.

Khasiat Buah manggis Menurut Dr. Berna Elya ( Peneliti Departemen farmasi Universitas Indonesia)

XAMTHONE PLUS Jus manggis untuk segala penyakit. Peluang usaha waralaba jus manggis xamthone plus klik www.waralabaxamthone.com UNTUK BELANJA ONLINE KLIK www.binmuhsingroup.comDETAILPRODUK KUNJUNGI www.grosirxamthoneplus.blogspot.comUNTUK PEMESANAN HUBUNGI :HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendsterbinmuhsin_group@yahoo.co.id
===

Menurut Dr. Berna Elya ( Peneliti Departemen farmasi Universitas Indonesia)

Selain nangka-nangkaan, komoditas buah yang berkhasiat untuk kesehatan dan kecantikan adalah manggis yang popular sebagai queen of fruits. Dr. Berna Elya, periset jurusan Farmasi Universitas Indonesia mengungkapkan bahwa manggis sebagai antioksidan. Menurut dr. Paulus Wahyudi Halim, dokter sekaligus herbalis di Tangerang, Banten, antioksidan ‘menangkap’ radikal bebas dan mencegah kerusakan sel sehingga proses degenerasi sel terhambat. Disebut radikal bebas lantaran atom atau kelompok atom itu memang dalam keadaan bebas alias tidak terikat dengan gugus lain

Radikal bebas mempunyai elektron yang tak berpasangan. Jika diibaratkan radikal bebas mirip orang jahat, belum berpasangan, tangan tak terikat sehingga usil mengambil gambar orang. Faktanya radikal bebas memang menangkap molekul hydrogen, asam lemak, logam berat yang pada akhirnya memicu beragamnya penyakit degeneratif.

Antioksidan itu bagai orang baik yang menangkap si jahat tadi setelah melepas molekul. Pada kulit manggis, ‘orang baik hati’ itu bernama XANTHONE. Kadarnya mencapai 123.97 mg per 100 ml. Turunan antioksidan itu antara lain 3-isomangostin, alphamangostin, gammamangostin dan garcinone A.

Nama Garcinone A mudah ditebak, nama dari genus pohon asal Kalimantan itu, Garcinia mangostana. Itu mengabadikan nama ahli botani dari Perancis Laurent Garcin.

Khasiat XANthone bukan sekedar antioksidan, tetapi juga antikanker seperti hasil riset Moongkarndi. Peneliti Fakultas Farmasi Universitas Mahidol itu menguji XAMthone dalam riset praklinis dengan SKBR3 alias kultur sel kanker payudara manusia. Hasilnya? Ekstrak kulit manggis bersifat antiproliferasi yang kuat untuk menghambat pertumbuhan sel kanker. Selain itu ekstrak itu juga bersifat apoptosis atau mendukung penghancuran sel kanker.

Chi Kuan Ho dari Veterans General Hospital dari Taipei mengungkapkan bahwa turunan XAMthone mujarab mengatasi sel HCCs hepatocellular carcinomas atau kanker hati. Turunan XAMthone itu adalah Garcinone E. Kami menyarankan bahwa Garcinone E mungkin berpotensi untuk digunakan dalam perawatan beberapa tipe kanker yang berhubungan dengan pencernaan dan paru-paru.

Khasiat Buah Manggis

XAMTHONE PLUS Jus manggis untuk segala penyakit. Peluang usaha waralaba jus manggis xamthone plus klik www.waralabaxamthone.com UNTUK BELANJA ONLINE KLIK www.binmuhsingroup.comDETAILPRODUK KUNJUNGI www.grosirxamthoneplus.blogspot.comUNTUK PEMESANAN HUBUNGI :HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendsterbinmuhsin_group@yahoo.co.id
===

Menurut Dr. Ir. warid Ali Qosim, M.S ( Dosen Jurusan Budi Daya Pertanian dan Tim Ahli Divisi TTG Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) Unpad Bandung.

Kulit Buah Manggis Sebagai Anti Oksidan

ADA satu ungkapan yang sering dijumpai di masyarakat, “Biar hitam si buah manggis.” Ungkapan tersebut digunakan untuk menilai sesuatu jangan dilihat dari bentuk luarnya saja, tetapi lihatlah isinya. Begitu juga untuk menilai buah, jangan melihat kulit buah manggis yang berwarna cokelat hitam, tetapi daging buahnya yang berwarna putih, bertekstur halus, dan rasanya yang manis sekali bercampur asam sehingga menimbulkan rasa khas dan segar.

Buah bernama Latin Garcinia mangostana L. ini termasuk famili Guttiferae dan merupakan spesies terbaik dari genus Garcinia. Manggis termasuk buah eksotik yang sangat digemari oleh konsumen, baik di dalam maupun luar negeri, karena rasanya yang lezat, bentuk buah yang indah, dan tekstur daging buah yang putih halus. Tidak jarang jika manggis mendapat julukan Queen of tropical fruit (Ratunya Buah-buahan Tropik).

Pada umumnya masyarakat memanfaatkan tanaman manggis karena buahnya yang menyegarkan dan mengandung gula sakarosa, dekstrosa, dan levulosa. Komposisi bagian buah yang dimakan per 100 gram meliputi 79,2 gram air, 0,5 gram protein, 19,8 gram karbohidrat, 0,3 gram serat, 11 mg kalsium, 17 mg fosfor, 0,9 mg besi, 14 IU vitamin A, 66 mg vitamin C, vitamin B (tiamin) 0,09 mg, vitamin B2 (riboflavin) 0,06 mg, dan vitamin B5 (niasin) 0,1 mg. Kebanyakan buah manggis dikonsumsi dalam keadaan segar, karena olahan awetannya kurang digemari oleh masyarakat.

Selain buah, kulit buah manggis juga dimanfaatkan sebagai pewarna alami dan bahan baku obat-obatan. Kulit buah mengandung senyawa Xanthone yang meliputi mangostin, mangostenol, mangostinon A, mangostenon B, trapezifolixanthone, tovophyllin B, alfa mangostin, beta mangostin, garcinon B, mangostanol, flavonoid epicatechin, dan gartanin. Senyawa tersebut sangat bermanfaat untuk kesehatan. Senyawa Xanthone tersebut hanya dihasilkan dari genus Garcinia. Di luar negeri kulit buah manggis sudah dibuat kapsul yang digunakan untuk suplemen diet, antioksidan, dan antikanker.

Hasil penelitian menunjukkan, ekstrak kulit manggis mempunyai aktivitas melawan sel kanker meliputi breast, liver, dan leukemia. Selain itu, juga digunakan untuk antihistamin, antiimpflamasi, menekan sistem saraf pusat, dan tekanan darah, serta antiperadangan. Kulit buah juga mengandung antosianin seperti cyanidin-3-sophoroside, dan cyanidin-3-glucoside.

Senyawa tersebut berperan penting pada pewarnaan kulit manggis. Kulit buahnya mengandung senyawa pektin, tanin, dan resin yang dimanfaatkan untuk menyamak kulit dan sebagai zat pewarna hitam untuk makanan dan industri tekstil, sedangkan dan getah kuning dimanfaatkan sebagai bahan baku cat dan insektisida.Efek biologi & farmakologi Rebusan kulit buah manggis mempunyai efek antidiare. Buah manggis muda memiliki efek speriniostatik dan spermisida. Ekstrak (n-heksana dan etanol) manggis memiliki tingkat ketoksikan tertentu pada penggunaan metode uji Brine Schrimp Test (BST). Dari hasil penelitian dilaporkan bahwa alfa mangostin (1,3,6-trihidroksi-7-metoksi-2,8-bis (3metil-2-butenil)-9H-xanten-9-on) hasil isolasi dari kulit buah manggis mempunyai aktivitas antiinflamasi dan antioksidan.

Dari hasil studi farmakologi dan biokimia dapat diketahui bahwa alfa mangostin secara kompetitif menghambat tidak hanya reseptor histamin H, mediator kontraksi otot lunak tetapi juga epiramin yang membangun tempat reseptor H1 pada sel otot lunak secara utuh.

Mangostin merupakan tipe baru dari histamin. Toksisitas pemberian ekstrak daun muda terhadap mencit bunting dengan dosis 500, 1000, dan 1500 mg/kg BB menunjukkan efek pada fetus berupa penurunan berat badan, terjadinya perdarahan pada fetus, dan adanya perubahan jaringan hati fetus seperti nekrosis pada sel hepar, tetapi tidak terjadi kelainan perkembangan dan aborsi. Ekstrak daun manggis dengan berbagai dosis dapat mengurangi jumlah sel spermatid, terjadi penambahan jumlah spermatozoa abnormal, dan lambatnya gerak maju spermatozoa mencit.

Ekstrak kulit buah yang larut dalam petroleum eter ditemukan dua senyawa alkaloid. Kulit kayu, kulit buah, dan lateks kering Garcinia mangostana mengandung sejumlah zat warna kuning yang berasal dari dua metabolit yaitu alfa-mangostin dan mangostin yang berhasil diisolas i. Mangostin merupakan komponen utama sedangkan mangostin merupakan konstituen minor. Ditemukan metabolit baru yaitu 1,3,6,7-tetrahidroksi-2,8-di (3-metil-2butenil) xanton yang diberi nama a-mangostanin dari kulit buah Garcinia mangostana.

Buah manggis digunakan untuk mengobati diare, radang amandel, keputihan, disentri, wasir, luka/borok. Selain itu, digunakan sebagai peluruh dahak dan untuk sakit gigi. Kulit buah manggis digunakan untuk mengobati sariawan, disentri, nyeri urat, sembelit. Kulit batang digunakan untuk mengatasi nyeri perut. Akar untuk mengatasi haid yang tidak teratur. Dari segi rasa, buah manggis cukup potensial untuk dibuat sari buah

Rabu, 03 November 2010

Health Benefits of Mangosteen Fruit (Garcinia mangostana)

XAMTHONE PLUS Jus manggis untuk segala penyakit. Peluang usaha waralaba jus manggis xamthone plus klik www.waralabaxamthone.com UNTUK BELANJA ONLINE KLIK www.binmuhsingroup.comDETAILPRODUK KUNJUNGI www.grosirxamthoneplus.blogspot.comUNTUK PEMESANAN HUBUNGI :HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendsterbinmuhsin_group@yahoo.co.id
===

Health Benefits of Mangosteen Fruit (Garcinia mangostana)

Traditional Medicinal Uses:

For hundreds of years, the people of Southeast Asia have used the Mangosteen, especially the rind (called the pericarp, to ward off and treat infections, reduce pain or control fever, and treat various other ailments.

Dried Mangosteen fruits are shipped from Singapore to Calcutta and to China for medicinal use. The sliced and dried pericarp (rind) is powdered and administered to overcome dysentery. Made into an ointment, it is applied on eczema and other skin disorders.

The rind decoction is taken to relieve diarrhea and cystitis, gonorrhea and gleet, and is applied externally as an astringent lotion. A portion of the rind is steeped in water overnight and the infusion given as a remedy for chronic diarrhea in adults and children.

Filipinos employ a decoction of the leaves and bark as a febrifuge and to treat thrush, diarrhea, dysentery and urinary disorders.

In Malaya an infusion of the Mangosteen leaves, combined with unripe banana and a little benzoin, is applied to the wound of circumcision. A root decoction is taken to regulate female menstruation. A bark extract called amibiasine has been marketed for the treatment of amoebic dysentery.

Modern Medicinal Uses and Health Benefits:

The latest in scientific research shows Mangosteen contains a class of naturally occurring polyphenolic compounds known as xanthones. Xanthones provide beneficial effects on cardiovascular diseases, including ischemic heart disease, atherosclerosis, hypertension, and thrombosis. Xanthones demonstrate particularly powerful antioxidant properties.

Xanthones are found in a limited number of rain forest plants, but nowhere are they found in greater abundance than in the rind of the Mangosteen fruit.

The medicinal properties of the Mangosteen fruit are derived mainly from its outer rind or peel, not from the fleshy inner part of the fruit. The rind, called the pericarp, is where powerful antioxidants are highly concentrated. The Mangosteen pericarp is about a half-centimeter thick and is green when unripe, then dark purple when ripe.

These unique antioxidants, known as Xanthones, have properties which help to heal cells damaged by free radicals, slow aging, and ward off degenerative diseases and physical and mental deterioration.

The rind of partially ripe Mangosteen fruit yields a polyhydroxy-xanthone derivative termed mangostin, also beta-mangostin. That of fully ripe fruits contains the xanthones gartanin, beta-disoxygartanin, and normangostin.

According to research reported in professional journals such as Free Radical Research and the Journal of Pharmacology, these amazing Xanthones have a remarkablly beneficial effect on cardiovascular health. They are also naturally antibiotic, antiviral, and anti-inflammatory. Xanthones are among the most powerful antioxidants to be found in nature.

Many of the other health benefits of Xanthones from Mangosteen pericarp can be expressed in terms of how they act against or are "anti" various serious ailments...
anti-fatigue, anti-obesity, anti-depression, anti-anxiety, anti-vertigo (dizziness), anti-Alzheimer’s, anti-Parkinsonism (Parkinson's Disease), anti-allergenic, anti-seborrheic (skin disease), anti-glaucoma (eye disease), anti-pyretic (anti-fever), anti-diarrhea, anti-periodontic (gum disease), anti-pain (such as dental pain), anti-neuralgia (nerve pain), anti-arthritis, anti-inflammatory (act as cox-2 inhibitors like the pharmaceutical drugs Vioxx(tm) and Celebrex(tm), but without the deadly side-effects), and anti-ulcer (such as ulcers of the stomach, mouth, small bowel, or large bowel).

Some of the Xanthones in the Mangosteen pericarp have powerful anti-inflammatory properties which may be of interest to those who suffer the pain of sciatica and peripheray neuropathy, which cannot be effectively controlled by drug treatments. The amount of Mangosteen consumed per day may need to be increased by two or three times to support pain relief through its anti-inflammatory and cox-2 inhibitor effects.

Mangosteen fruit also shows vasorelaxant properties (causing dilation of blood vessels and increased blood flow).

With Mycobacterium tuberculosis (TB) and Staphylococcus aureus (Staph. A) bacteria, Mangosteen has shown inhibitory action against these harmful bacteria organisms. In addition to its antibacterial properties, Mangosteen fruit also demonstrates strong antifungal properties. It is highly effective in boosting weak immune systems.

There are several compounds found in the Mangosteen that appear to make this fruit so active as a nutritional component for the body.

Research and References

NOTES: In the following citations of research studies, the medical term apoptosis refers to "cell death" after a cell has reproduced a certain number of times, then dies naturally (here, it refers to the death of cancer cells). Induction of apoptosis means "initiating apoptosis" of the cancer cells. HIV-1 refers to the AIDS virus. Low density lipoptrotein refers to "LDL cholesterol", the "bad cholesterol" that can form plaque in the arteries and increase the risk of heart disease or death by stroke or heart attack.

Jiang, D.J. e. al. Pharmacological effects of xanthones as cardiovascular protective agents. Cardiovascular Drug Reviews, 2004, 22(2):91-102

Antiproliferation, antioxidation and induction of apoptosis by Garcinia mangostana on SKBR3 human breast cancer cell line. J. Ethnopharmacol, 2004 Jan:90(1):161-6

Induction of apoptosis by xanthones from mangosteen in human leukemia cell lines. J. Nat Prod. 2003 Aug;55(8):1124-7

Evaluation of the antifungal activity of natural xanthones from Garcinia mangostana and their synthetic derivatives. J. Nat Prod 1997 May; 60 (5):519-24

Active constituents against HIV-1 protease from Mangosteen. Planta Med 1996 Aug;62(4):381-2

Mangostin inhibits the oxidative modification of human low density lipoprotein. Free radical Research. 1995 Aug.:23(2):175-84

===

Kesehatan Manfaat Buah Manggis (Garcinia mangostana)

Obat Tradisional Kegunaan:

Selama ratusan tahun, masyarakat Asia Tenggara telah menggunakan Manggis, terutama kulit buah (disebut pericarp itu, untuk menangkal dan mengobati infeksi, mengurangi rasa sakit atau demam kontrol, dan mengobati penyakit lainnya.

Manggis buah kering dikirim dari Singapura ke Calcutta dan ke Cina untuk penggunaan obat.
Para pericarp diiris dan dikeringkan (kulit) adalah bubuk dan dikelola untuk mengatasi disentri. Dibuat menjadi sebuah salep, itu diterapkan pada eksim dan gangguan kulit lainnya.

Rebusan kulit diambil untuk meringankan diare dan sistitis, gonore dan gleet, dan diterapkan secara eksternal sebagai lotion astringent.
Sebagian kulit yang direndam dalam air semalam dan infus diberikan sebagai obat untuk diare kronis pada orang dewasa dan anak-anak.

Filipina menggunakan ramuan daun dan kulit kayu sebagai obat penurun panas dan untuk mengobati sariawan, diare, disentri dan gangguan kencing.

Di Malaya infus dari daun Manggis, dikombinasikan dengan pisang muda dan sedikit benzoin, diterapkan pada luka sunat.
Sebuah ramuan akar diambil untuk mengatur menstruasi perempuan. Sebuah amibiasine disebut ekstrak kulit telah dipasarkan untuk pengobatan disentri amuba.

Menggunakan Obat Modern dan Manfaat Kesehatan:

Terbaru dalam penelitian ilmiah menunjukkan Manggis berisi kelas alami senyawa polifenol yang dikenal sebagai santon.
Xanthone memberikan efek menguntungkan pada penyakit kardiovaskular, termasuk penyakit jantung iskemik, atherosclerosis, hipertensi, dan trombosis. Xanthone menunjukkan sifat antioksidan kuat khususnya.

Xanthone ditemukan dalam jumlah terbatas tanaman hutan hujan, tapi tak apakah mereka ditemukan dalam kelimpahan yang lebih besar daripada di kulit buah manggis.
Sifat obat dari buah manggis berasal terutama dari kulit luar atau kulit, bukan dari bagian dalam buah berdaging.
kulit, yang disebut pericarp, adalah di mana antioksidan kuat sangat terkonsentrasi. The pericarp Manggis adalah sekitar setengah sentimeter tebal dan berwarna hijau ketika muda, kemudian ungu gelap saat matang.

Antioksidan yang unik, yang dikenal sebagai Xanthones, memiliki sifat yang membantu untuk menyembuhkan sel yang rusak oleh radikal bebas, penuaan lambat, dan menangkal penyakit degeneratif dan kerusakan fisik dan mental.

Kulit buah manggis dari hasil sebagian buah matang mangostin polyhydroxy-santon disebut derivatif, juga beta-mangostin.
Itu sepenuhnya buah masak berisi gartanin santon, beta-disoxygartanin, dan normangostin.

Menurut penelitian yang dilaporkan dalam jurnal profesional seperti Radikal Bebas Penelitian dan Journal of Farmakologi, Xanthones ini menakjubkan memiliki efek remarkablly menguntungkan pada kesehatan jantung.
Mereka juga alami antibiotik, antivirus, dan anti-inflamasi. Xanthone adalah salah satu antioksidan yang paling kuat dapat ditemukan di alam.

Banyak manfaat kesehatan lainnya Xanthones dari pericarp Manggis dapat dinyatakan dalam hal bagaimana mereka bertindak terhadap atau "anti" berbagai penyakit serius ...
anti-kelelahan, anti-obesitas, anti-depresi, anti-cemas, anti-vertigo (pusing), anti Alzheimer, anti-Parkinsonisme (Parkinson's Disease), anti-allergenic, anti-seboroik (penyakit kulit), anti-glaukoma
(penyakit mata), anti-piretik (anti-demam), anti-diare, anti-periodontic (penyakit gusi), anti-nyeri (seperti sakit gigi), anti-neuralgia (nyeri saraf), anti-radang sendi, anti- inflamasi (bertindak sebagai cox-2 inhibitor seperti obat farmasi Vioxx (tm) dan Celebrex (tm), tapi tanpa efek samping mematikan-), dan anti-ulkus (seperti bisul dari lambung, mulut, usus kecil, atau besar usus).

Beberapa Xanthones di pericarp Manggis memiliki sifat anti-peradangan yang kuat yang mungkin menarik bagi mereka yang menderita nyeri neuropati linu panggul dan peripheray, yang tidak dapat secara efektif dikontrol oleh perlakuan obat.
Jumlah Manggis dikonsumsi per hari mungkin perlu ditingkatkan dengan dua atau tiga kali untuk mendukung menghilangkan rasa sakit melalui efek anti-inflamasi dan cox-2 yang inhibitor.

buah manggis juga menunjukkan sifat vasorelaxant (menyebabkan pelebaran pembuluh darah dan aliran darah meningkat).

Dengan Mycobacterium tuberculosis (TBC) dan Staphylococcus aureus (Staph. A) bakteri, Manggis telah menunjukkan tindakan penghambatan terhadap organisme bakteri berbahaya.
Selain sifat antibakteri, buah manggis juga menunjukkan sifat antijamur yang kuat. Hal ini sangat efektif dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh lemah.

Ada beberapa senyawa ditemukan di Manggis yang muncul untuk membuat buah ini begitu aktif sebagai komponen gizi bagi tubuh.

Penelitian dan Referensi

CATATAN: Pada kutipan berikut studi penelitian, apoptosis istilah medis mengacu pada "kematian sel" setelah sel telah direproduksi sejumlah kali, lalu mati secara alami (di sini, itu merujuk kepada kematian sel-sel kanker).
Induksi apoptosis berarti "memprakarsai apoptosis" dari sel-sel kanker. HIV-1 mengacu pada virus AIDS.lipoptrotein kepadatan rendah mengacu pada "kolesterol LDL", yang "kolesterol jahat" yang dapat membentuk plak di arteri dan meningkatkan risiko penyakit jantung atau kematian oleh stroke atau serangan jantung.

Jiang, D.J.
e. al. Efek farmakologis santon sebagai agen pelindung jantung. Obat Kardiovaskular Reviews, 2004, 22 (2) :91-102

Antiproliferasi, antioxidation dan induksi apoptosis oleh mangostana Garcinia on line kanker payudara SKBR3 manusia sel.
J. Ethnopharmacol, 2004 Jan: 90 (1) :161-6

Induksi apoptosis oleh santon dari manggis dalam baris sel leukemia manusia.
Nat J. Prod. Agustus 2003; 55 (8) :1124-7

Evaluasi aktivitas antijamur santon alam dari Garcinia mangostana dan turunannya sintetik mereka.
J. Nat Prod 1997 Mei; 60 (5) :519-24

Konstituen aktif terhadap HIV-1 protease dari Manggis.
Planta Med 1996 Agustus; 62 (4) :381-2

Mangostin menghambat modifikasi oksidatif lipoprotein kepadatan manusia yang rendah.
Penelitian radikal bebas. 1995 Agustus: 23 (2) :175-84

Selasa, 02 November 2010

KHASIAT DAN KANDUNGAN MANGGIS - XAMTHONE PLUS JAKARTA

XAMTHONE PLUS Jus manggis untuk segala penyakit. Peluang usaha waralaba jus manggis xamthone plus klik www.waralabaxamthone.com UNTUK BELANJA ONLINE KLIK www.binmuhsingroup.comDETAILPRODUK KUNJUNGI www.grosirxamthoneplus.blogspot.comUNTUK PEMESANAN HUBUNGI :HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendsterbinmuhsin_group@yahoo.co.id
===

Manggis Buah yang telah digunakan sejak ribuan tahun yang lalu sebagai obat tradisional. Dikatakan bahwa ia adalah salah satu dari sepuluh tren buah yang akan menonjol keberadaannya. Mari kita lihat di sisi ilmiah luar biasa dari buah ini. .Penelitian telah menemukan khasiat yang menakjubkan dari buah inii dan di sini akan dipaparkan apa-apa yanjg dapat diberikan buah Manggis kepada Anda

Zat Xanthones

Zat Xanthones, yang unik dari buah Manggis, sebagai kelas zat polyphenolic phytonutrisi adalah bioflavonoid. Lebih dari 60 hasil makalah penelitian menunjukkan adanya kandungan zat antitumor, antiproliferative, antimikroba, antihistamin, antiflammatory, antioksidan dan efek protektif gastrointestinal..

Proanthocyanidins

Zat Proanthocyanidins ini ada di dalam Manggis seperti dalam biji Anggur dan kulit dan ekstrak kulit pohon Pinus, memiliki banyak zat-zat yang dianggap berharga, baik dalam pencegahan penyakit dan pemulihan homeostasis (keseimbangan kesehatan) ketika penyakit mulai menyerang. Ratusan hasil dokumen penelitian juga melaporkan hal-hal yang sama mengenai antitumor, antiproliferative, antimikroba, antioxident dan neuroprotective efek proanthocyanidins.

Catechins

Catechins, yaitu bahan aktif dalam Teh hijau dan Manggis. Ratusan dokumen juga banyak yang dibuat mengenai hasil dan rincian manfaat dari catechin ada.Hal-hal yang mengenai antitumor, antimikroba, antioksidan, anti inflamasi dan efek neuroprotective.

Polysaccharides

Polisakarida diketahui memiliki efek kesehatan yang bermanfaat ini sangat banyak terkandung di dalam buah Manggis. Karena jejak molekul buah ini belum pernah ditelusuri, kita belum mampu, pada saat ini, menentukan zat polisakarida yang dikandung tanaman buah Manggis.

Sterols

Sterols adalah lemak atau lipida tanaman. Zat suplemen yang paling terkenal dari golongan Sterol inii adalah Asam Lemak Omega 3. Zat Sterol dari buah Manggis ditemukan dalam biji buahnya. Untuk saat ini, penelitian yang pernah dilakukan tidak memberikan informasi yang cukup dan memungkinkan untuk lebih lanjut dalam penelitian ilmiah mengenai zat Stero buahl Manggis.

Fiber

Serat buah, meskipun tidak secara ketat yang phytonutrisi, bersifat penting dalam pemeliharaan kesehatan saluran pencernaan. Dalam buah Manggis, jumlah serat buah yang dikandungnya serat sangat jelas

Senin, 01 November 2010

Medical Properties of Xanthones: khasian xanthones bin muhsin

XAMTHONE PLUS Jus manggis untuk segala penyakit. Peluang usaha waralaba jus manggis xamthone plus klik www.waralabaxamthone.com UNTUK BELANJA ONLINE KLIK www.binmuhsingroup.comDETAILPRODUK KUNJUNGI www.grosirxamthoneplus.blogspot.comUNTUK PEMESANAN HUBUNGI :HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendsterbinmuhsin_group@yahoo.co.id
===

Medical Properties of Xanthones:

Research on Xanthones is ongoing. There are many results people report about health benefits from xanthones that cannot be explained by the science yet. This is likely due to the fact that only about 15% of known xanthones have been studied to any degree.

Some of the known benefits of xanthones based on recent research are:

  • Anti-Fatigue - Helps boost energy.
  • Anti-Inflammatory - Helps prevent and reduce inflammation
  • Anti-Aging
  • Helps prevent cancer. According to a preliminary study, six xanthones have been found to be capable of killing cancer cells.
  • Helps lower blood pressure
  • Helps lower blood sugar. Many people with type II diabetes have reported that it helps them to regulate their blood sugar levels.
  • Helps prevent infections - Bacteria, Microbes, Viruses, Fungus.
  • Anti-Diarrheal - In folk medicine, the pericarp of the mangosteen (most potent source of xanthones) has been used for centuries to effectively treat dysentery.
  • Anti-Parkinson, Anti-Alzheimer. Helps prevent dementia.
  • Anti-allergenic - Helps with allergies
  • Eye Care - Helps prevents cataracts and glaucoma
  • Helps protect the heart and cardiovascular system
  • Anti-Obesity
A recent study has confirmed that gamma mangostin, a xanthones derivative found in the mangosteen, is a potent COX (Cyclooxgenase) 2 inhibitor. The COX 2 enzyme is a chemical in the body that causes inflammation. This enzyme is commonly found in people suffering from joint pain and arthritis. However, it is also being found with other diseases as well, that are not as obvious, such as Parkinson's, Alzheimer's, cancer, and Diabetes. In three separate studies, a xanthones derivative of the mangosteen slowed down the body's production of the COX 2 enzyme.
===
Medical Properties dari Xanthones:

Penelitian Xanthone sedang berlangsung. Ada banyak hasil orang melaporkan tentang manfaat kesehatan dari santon yang tidak dapat dijelaskan oleh ilmu pengetahuan tersebut atau belum. Hal ini mungkin disebabkan oleh fakta bahwa hanya sekitar 15% dari santon dikenal telah dipelajari untuk gelar apapun.

Beberapa manfaat dikenal santon berdasarkan penelitian baru-baru ini adalah:

Anti-Kelelahan - Membantu meningkatkan energi.
Anti-inflamasi - Membantu mencegah dan mengurangi inflamasi
Anti-Aging
Membantu mencegah kanker. Menurut sebuah studi pendahuluan, enam santon telah ditemukan untuk menjadi mampu membunuh sel kanker.
Membantu menurunkan tekanan darah
Membantu menurunkan gula darah. Banyak orang dengan diabetes tipe II telah melaporkan bahwa ia membantu mereka untuk mengatur kadar gula darah mereka.
Membantu mencegah infeksi - Bakteri, Mikroba, Virus, Jamur.
Anti-diare - Dalam obat rakyat, yang pericarp dari manggis (sumber yang paling ampuh santon) telah digunakan selama berabad-abad untuk secara efektif mengobati disentri.
Anti-Parkinson, Anti-Alzheimer. Membantu mencegah demensia.
Anti-allergenic - Membantu dengan alergi
Perawatan Mata - Membantu mencegah katarak dan glaukoma
Membantu melindungi sistem jantung dan kardiovaskular
Anti-Obesitas

Sebuah studi baru-baru ini telah mengkonfirmasi bahwa gamma mangostin, derivatif santon ditemukan di manggis, adalah COX kuat (Cyclooxgenase) 2 inhibitor. COX 2 enzim adalah bahan kimia dalam tubuh yang menyebabkan peradangan. Enzim ini biasanya ditemukan pada orang yang menderita nyeri sendi dan artritis. Namun, juga ditemukan dengan penyakit lain juga, yang tidak jelas, seperti Parkinson, kanker, Alzheimer, dan Diabetes. Dalam tiga penelitian terpisah, seorang santon turunan dari manggis melambat produksi tubuh enzim COX 2.

Khasiat Pengobatan Di Balik Kulit Manggis

XAMTHONE PLUS Jus manggis untuk segala penyakit.
Peluang usaha waralaba jus manggis xamthone plus klik www.waralabaxamthone.com
UNTUK BELANJA ONLINE KLIK www.binmuhsingroup.com
DETAILPRODUK KUNJUNGI www.grosirxamthoneplus.blogspot.com
UNTUK PEMESANAN HUBUNGI :
HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797
@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendster
binmuhsin_group@yahoo.co.id
===
Seorang pemilik kebun manggis di Bogor terheran-heran. Apa pasal? Ada orang yang menawar kulit buah manggisnya dengan harga tinggi. "Buahnya sebanyak itu nantinya mau saya apain?" ujarnya. Ia heran, kenapa orang itu bernafsu memborong kulit manggisnya. Setelah mencari tahu ia paham, ternyata kulit manggis berpotensi besar sebagai obat alami.

Ketika mengarungi dunia maya, ia menemukan ada banyak reklame produk suplemen yang berbahan kulit manggis. Dipromosikan bahwa minuman sari kulit manggis itu mengandung antioksidan tinggi, sehingga ampuh menangkal radikal bebas dan penuaan, serta meningkatkan kekebalan tubuh.

Dinyatakan pula bahwa keajaiban sari kulit manggis ini dapat meringankan sekitar 70-an macam gangguan kesehatan.

Di antaranya stroke, kanker, diabetes, jantung, hipertensi, nyeri akibat sindroma terowongan karpal, menurunkan kadar gula darah tinggi, meringankan psoriasis, serta sederet masalah lainnya.

Dengan semua keunggulan tersebut, pantas saja harga sebotol sari kulit manggis yang ukurannya tak lebih dari 300 ml bisa mencapai 200 ribu rupiah. Dan orang yang ingin sehat biasanya tak peduli harga tinggi. Di sisi lain, banyak orang yang makin tertarik untuk meraup keuntungan dari bisnis kulit manggis ini.

Diburu banyak peminat


Mereka yang biasa mengutak-atik atau mendalami tanaman obat (herba) biasanya sudah mengenal dan memanfaatkan tanaman manggis, terutama buah dan daunnya, untuk diolah menjadi obat alami. Namun, soal manfaat kulit manggis, baru belakangan ini "naik daun". Warna kulit manggis yang ungu diyakini kaya akan zat antioksidan kuat.

Seorang teman yang tinggal di Jerman juga mengatakan bahwa di negara itu khasiat kulit manggis sedang diperbincangkan. Banyak orang kini sibuk mencari hasil riset maupun kajian ilmiah tentang kulit manggis dan kemudian berencana membuat ekstrak kulit manggis yang memiliki nilai jual tinggi.

Di dalam negeri, segelintir orang mulai berminat berbisnis maupun mencoba beralih profesi menjadi petani buah manggis. Alasannya sama, tak terlalu peduli buah, tapi kulitnya. Apalagi banyak "peminat" yang siap membeli kulit manggis.

Sudah lama sebenarnya kulit manggis diketahui berkhasiat. Meski hanya mengandalkan testimoni atau pengalaman empiris, sudah cukup membuat manggis populer. Meski begitu, untuk kalangan peneliti maupun ahli obat alami, tak cukup "sekadar" kesimpulan empiris menyangkut manfaatnya.

Tak heran, dalam 20 tahun terakhir penelitian dan pemanfaatan tanaman obat terus meningkat, terutama sesudah peristiwa thalidomide di tahun 1950-1960. Saat itu sedikitnya 2.000 bayi lahir dalam kondisi cacat, tanpa memiliki lengan atau tungkai.

Setelah ditelusuri, cacatnya bayi-bayi tersebut diakibatkan saat hamil, ibu mengonsumsi thalidomide, yang mengandung enantiomer sebagai zat penenang. Obat itu pun dinyatakan hanya boleh didapat dengan resep dokter.

Baru pada November 1962, thalidomide ditarik dan pasaran. Sejak saat itulah seruan back to nature dalam bidang kesehatan mulai digencarkan. Di Indonesia, gerakan itu baru mulai "terasa" sepuluh tahun terakhir.

Seluruh Bagian Berkhasiat

Sebagai negara yang memiliki keanekaragaman hayati melimpah, Indonesia memiliki sumber tanaman herbal yang tiada habisnya. Salah satu tanaman yang berkhasiat obat, yaitu manggis. Tak hanya nikmat disantap sebagai buah segar, manggis juga memiliki sejumlah kemampuan.

Bahkan hampir semua bagian tanaman buah ini menyimpan khasiat. Secara tradisional manggis digunakan sebagai obat sariawan, wasir, dan luka karena kemampuan antiinflamasi atau antiperadangan.

Salah satu paparan tentang khasiat buah manggis diungkapkan oleh Prof. Dr.H.R. Sidik, guru besar Fakultas MIPA Universitas Padjadjaran, Bandung. Dijelaskan bahwa tumbuhan bernama Latin Garcinia mangostana ini memiliki batang kayu keras. Cabangnya teratur, berkulit cokelat, dan bergetah. Kulit kayunya dapat mengobati penyakit disentri, diare, dan sariawan mulut.

Untuk mengobati disentri, kulit dua buah manggis dicuci, dipotong-potong, dan direbus dengan empat gelas air sampai volumenya tinggal setengahnya. Rebusan kulit manggis yang sudah dingin dan disaring bisa ditambah madu. Minum dua kali sehari dan lihat hasil pengobatannya terhadap penyakit disentri yang diderita.

"Sama dengan pengobatan penyakit disentri, untuk menyembuhkan diare, tinggal melakukan langkah serupa. Tapi, volume airnya lebih sedikit, hanya tiga gelas," kata anggota Panitia Nasional Pengembangan Tumbuhan Obat Departemen Kesehatan ini.

Untuk mengobati sariawan, langkah yang dilakukan sama saja dengan prosedur pembuatan ramuan penyembuh diare. Hanya, air rebusan hasil saringan cukup digunakan untuk berkumur kumur. Lakukan tiga sampai enam kali dalam sehari.

Hambat Bakteri

Dalam paparannya, Prof. Sidik juga menjelaskan aspek farmakologis dari tanaman manggis yang diperoleh dari sejumlah penelitian. Kulit buah manggis diketahui mempunyai daya antimikroba terhadap beberapa jenis bakteri.

"Kulit buah manggis juga bersifat antijamur," ujarnya. Aktivitas antijamur hasil isolasi beberapa xanton (salah satu jenis zat warna pada manggis) yang berasal dari kulit buah manggis dan beberapa derivat mangostin terhadap jamur Fusarium oxysporum
f. sp. Vasinfectum, Alternaria tenuis, dan Drechela oryzae dapat menghambat pertumbuhan semua jamur tersebut.

Telah dilakukan pula penelitian terhadap aktivitas xanton dalam kulit manggis terhadap pertumbuhan Staphylococcus aureus yang resisten terhadap antibiotik metisilin. Hasilnya menunjukkan bahwa satu isolate aktif, alfamangostin, yang merupakan salah satu derivat xanton, menghambat pertumbuhan bakteri tersebut dengan MIC sebesar 1,57-12,5 µg/mL.

Penelitian antiinflamasi dari kulit buah manggis dilakukan dengan menggunakan mangostin dari ekstrak etanol 40 persen mempunyai aktivitas penghambatan yang kuat terhadap pelepasan histamin dan sintesis prostaglandin E2 sebagai mediator inflamasi. Ekstrak metanol kulit buah manggis mempunyai efek meredam radikal bebas yang kuat.

Menangkis kanker

Selain itu, ekstrak metanol mangostin dari kulit buah manggis dapat menghambat sel kanker dan menyebabkan apoptosis pada sel kanker payudara serta menghambat produksi spesies oksigen reaktif sebagai radikal bebas. Berdasarkan penelitian tersebut, mangostin dari ekstrak metanol kulit buah manggis mempunyai potensi sebagai kemopreventif terhadap kanker.

Studi terhadap aktivitas antikanker pada enam xanton yang diekstraksi dari kulit buah manggis secara invitro pada sel leukemia manusia diperoleh hasil bahwa semua xanton yang diuji menghambat pertumbuhan sel kanker dan menginduksi apoptosis. Efek terkuat dalam menghambat pertumbuhan sel kanker tersebut dilakukan oleh alfamangostin.

Melihat kandungan kimia yang dimiliki manggis, terutama bagian kulitnya, potensi untuk dilakukan penelitian lebih lanjut cukup besar, baik dalam bidang farmasi maupun bidang lainnya. Beberapa fakta tersebut menjadikan kulit manggis kini mulai menarik minat banyak orang di banyak negara.

Yang terpenting dengan ditemukannya khasiat "ajaib" kulit manggis, diharapkan akan ditemukan obat alami yang lebih efektif mengobati penyakit-penyakit berat yang mematikan, seperti kanker.

Ratu Buah Tropis

Manggis (Garcinia mangostana L.) adalah sejenis pohon hijau abadi dari daerah tropika yang diyakini berasal dari Kepulauan Nusantara. Itulah sebab, banyak pihak yang meyakini buah yang satu ini asli Indonesia

secara fisik, pohon manggis mampu tumbuh mencapai 7 hingga 25 meter. Bentuknya khas dengan kulit berwarna merah keunguan ketika matang, meski ada juga varian yang kulitnya berwarna merah.

Manggis berkerabat dengan kokam, asam kandis, dan asam gelugur, rempah bumbu dapur dari tradisi boga India dan Sumatera.

Buah ini merupakan spesies terbaik dari genus Garcinia. Manggis termasuk buah eksotik yang sangat digemari konsumen, baik didalam maupun luar negeri, karena rasanya lezat, bentuk buah yang indah, dan tekstur daging buah yang putih halus.

Tidak heran, manggis mendapat julukan Queen of Tropical Fruits (ratunya buah-buah tropis).

Asli Jambi, Bukan Malaysia

Kalangan ilmuwan hortikultura dari Indonesia mengungkapkan sebuah fakta baru: buah manggis yang selama ini lebih dikenal sebagai buah asal Malaysia sebenarnya merupakan buah asli Indonesia. Tentu saja ini bukan asal klaim, seperti yang selama ini sering dilakukan oleh negeri jiran itu.

Ketua Masyarakat Ilmuwan Hortikultura Internasional (ISHS), Prof. Dr. Roedhy Poerwanto, MSc, mengungkapkan bahwa hingga saat ini literatur atau bahan bacaan ilmiah yang beredar di seluruh dunia menyebutkan manggis adalah buah Malaysia. Hal itu karena adanya "tetua" manggis yang nama spesiesnya Malaccensis, sehingga diperkirakan dari Malaka atau Malaysia. Padahal, menurut Ketua Perhimpunan Hortikultura Indonesia itu, spesies Malaccensis dan Hombroinina yang menurunkan manggis Indonesia sejak dulu sudah banyak terdapat di Jambi.

Dengan bukti tersebut, tambahnya, buku-buku teks yang menyebutkan manggis buah asal Malaysia perlu diperbaiki dan ke depan harus menyebutkan manggis adalah buah asal Indonesia.

Roedhy menambahkan, para ilmuwan Indonesia telah mengajukan bukti bahwa manggis merupakan buah asli Indonesia dalam simposium internasional tentang buah-buahan tropis dan subtropis ke-4 di Bogor, Jawa Barat, yang diikuti kalangan ilmuwan hortikultura dari seluruh dunia, pada tahun 2008.

Para peserta yang umumnya ilmuwan hortikultura itu menyambut positif bukti-bukti dan penjelasan yang diajukan Indonesia dan ini jelas semakin menguatkan bahwa manggis memang buah asli Indonesia.

Simposium yang diikuti kalangan ilmuwan hortikultura dari berbagai negara tersebut diadakan setiap empat tahun sekali. Tahun 1996 diadakan di Thailand, kemudian pada tahun 2000 di Australia, dan 2004 di Brasil.

Manfaat Kulit dan Isinya

Tak adil rasanya hanya mengupas keunggulan kulitnya dan melupakan isi manggis yang putih berseri. Apa saja khasiat sang ratu buah tropis ini?

Buah Manggis
Sangat menyegarkan, mengandung gula sakarosa, dekstrosa, dan levulosa. Komposisi bagian buah yang dimakan per 100 gram meliputi 79,2 gram air, 0,5 gram protein, 19,8 gram karbohidrat, 0,3 gram serat, 11 mg kalsium, 17 mg fosfor, 0,9 mg besi, 14 IU vitamin A, 66 mg vitamin C, vitamin B (tiamin) 0,09 mg, vitamin B2 (riboflavin) 0,06 mg, dan vitamin B5 (niasin) 0,1 mg. Kebanyakan buah manggis dikonsumsi dalam keadaan segar.

Kulit Manggis

• Kulit manggis bisa dimanfaatkan sebagai pewarna alami dan bahan baku obat-obatan. Kulit ini mengandung senyawa xanton yang meliputi mangostin, mangostenol, mangostinon A, mangostenon B, trapezifolixanthone, tovophyllin B, alfamangostin, beta mangostin, garcinon B, mangostanol, flavonoid epicatechin, dan gartanin.

Senyawa xanton hanya dihasilkan oleh genus Garcinia. Di luar negeri kulit manggis sudah dimanfaatkan sebagai suplemen diet, antioksidan, dan antikanker.

• Menurut Dr. Berna Elya, peneliti di Departemen Farmasi Universitas Indonesia, khasiat xanton bukan hanya antioksidan, tapi juga antikanker. Ekstrak kulit manggis bersifat antiproliferasi untuk menghambat pertumbuhan sel kanker. Selain itu, ekstrak ini juga bersifat apoptosis, penghancur sel kanker.

Xanton mampu merawat beberapa jenis kanker seperti kanker hati, pencernaan, paru-paru. Xanton dalam kulit manggis juga ampuh mengatasi penyakit tuberkulosis (TBC), asma, leukemia, serta sebagai antiinflamasi dan antidiare. Diungkapkan Dr. Berna, selain antikanker dan antioksidan, juga mujarab untuk mengatasi jantung koroner dan meningkatkan daya tahan tubuh, terutama bagi pengidap HIV/AIDS.

• Hasil penelitian menunjukkan, ekstrak kulit manggis mempunyai aktivitas melawan sel kanker payudara, lever, dan leukemia. Juga biasa digunakan sebagai antihistamin, antiinflamasi, menekan sistem saraf pusat, dan penurun tekanan darah tinggi. (portal.cbn) www.suaramedia.com

UJIAN PAKET C, IJAZAH SMA, KEJAR PAKET C, HUBUNGI 085227044550

HABBATUSSAUDA EXTRAFIT 369