Tampilkan postingan dengan label PENYAKIT BATU GINJAL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PENYAKIT BATU GINJAL. Tampilkan semua postingan

Jumat, 13 Juni 2008

Waspada, Gagal Ginjal pada Anak



INSYA ALLA DENGAN HABBAT`S KID HONEY MADU KHUSUS ANAK YANG MENGANDUNG OMEGA 3,6 DAN 9 PENYAKIT GINJAL ANAK DAN SEMUA PENYAKIT BISA DI CEGAH DA DIOBATI. AMIN.

HABBATUSSAUDA OBAT SEGALA MACAM PENYAKIT KECUALI KEMATIAN (HR. BUKHARI MUSLIM) MADU OBAT YANG MENYEMBUHKAN BAGI MANUSIA (QS: AN-NAHL: 69) UNTUK PEMESANAN HUBUNGI BIN MUHSIN HP:085227044550 EMAIL: binmuhsin_group@yahoo.co.id friendster: ujang_bmz@yahoo.co.id

===

ELLY tak pernah menyangka, bidadari kecilnya harus menjadi penderita gagal ginjal kronik. Sebuah penyakit yang dalam pikirannya tak akan bisa menyerang bocah seusia Maulida, yang kala itu masih 10 tahun. Dr. Endang Lestari, dokter yang menangani Maulida mengatakan, pemahaman masyarakat untuk mendeteksi secara dini gejala-gejala penyakit ginjal masih sangat terbatas. Hal ini mengakibatkan efek fatal menimpa sang anak. Sebab, jika telah divonis mengalami gagal ginjal, sang anak harus bersahabat dengan cuci darah sepanjang hidupnya.

"Masyarakat kita tahunya, penyakit anak-anak itu pilek, batuk, demam, masuk angin. Mereka berpikir penyakit seperti ginjal tidak bisa menyerang anak-anak. Oleh karena itu, sosialisasi untuk mengenali gejala-gejalanya secara dini sangat penting sekali. Seperti kasus Maulida ini. Karena terlambat mendeteksi, ternyata sudah sampai stadium gagal ginjal kronis," jelas dr. Endang yang ditemui saat turut menemani Maulida dalam acara Temu Penderita Gagal Ginjal, di Jakarta, Sabtu (15/3).

Gejala yang bisa dideteksi dengan mudah, lanjut Endang, sering mengalami kejang. Kejang terjadi sebagai efek dari ureum dan kreatinin yang meningkat, mengakibatkan peningkatan racun dalam tubuh. Peningkatan racun dalam tubuh inilah yang menyebabkan gagal ginjal dan harus dilakukan cuci darah. Jika berhasil dideteksi ketika masih dalam taraf infeksi, risiko gagal ginjal dapat dicegah.

Infeksi yang dimaksud, selain infeksi ginjal juga kandung kemih. Gejalanya, disertai pula dengan susahnya anak mengalami naik berat badan."Gagal ginjal pada anak itu bisa karena kelainan bawaan, keturunan, dan juga didapat karena penyakit lain yang membawa efek ke ginjal. Kebanyakan faktor luar. Bukan karena pola makan. Dalam kasus Maulida, awalnya dia sebenarnya mengalami infeksi ginjal namun tidak ditangani dengan baik," lanjut Endang.

Ternyata, tak hanya Maulida, penderita gagal ginjal anak-anak yang ditangani dr. Endang. Bahkan, ia pernah menangani bayi berusia 1 tahun yang didiagnosis mengalami gagal ginjal. "Tapi karena masih bayi kita nggak bisa terapkan CAPD, sehingga akhirnya tidak tertolong. Yang sedang saya tangani sekarang, ada yang usianya masih 5 tahun, 7 tahun. Jadi memang harus kita waspadai," lanjut dokter spesialis anak ini.

Penderita yang mengalami gagal ginjal, hanya bisa dinyatakan sembuh setelah melakukan transplantasi ginjal. Tanpa itu, maka seumur hidup akan bergantung pada hemodialisis ataupun Continuous Ambulatory Peritonial Dialysis (CPDA). Sayangnya, transplantasi ginjal pada anak-anak bukan perkara mudah. Bahkan, hingga saat ini hanya bisa dilakukan di luar negeri. Selain memiliki risiko yang jauh lebih tinggi, dokter-dokter di Indonesia belum banyak yang melakukannya.

Dokter Endang pun menitip pesan untuk seluruh orang tua. "Jangan pernah remehkan, sesimpel apapun gejala penyakit yang dialami anak. Segera bawa ke puskesmas atau rumah sakit. Dan kalau perlu jangan hanya mengandalkan satu diagnosa jika memang tidak yakin, atau mencari second opinion," pesan dia.

SUMBER:

http://www.kompas.com/read/xml/2008/03/15/14194225/waspada.gagal.ginjal.pada.anak

Selasa, 03 Juni 2008

Penyakit Ginjal, Mematikan?

CEGAH DAN ATASI PENYAKIT GINJAL DENGAN HABBATUSSAUDA. AMIN. HABBATUSSAUDA OBAT SEGALA MACAM PENYAKIT KECUALI KEMATIAN (HR. BUKHARI MUSLIM) UNTUK PEMESANAN HUBUNGI BIN MUHSIN HP:085227044550 EMAIL: binmuhsin_group@yahoo.co.id friendster: ujang_bmz@yahoo.co.id

===

PENYAKIT ginjal kronis tampaknya bakal menyamai penyakit jantung karena berisiko mematikan bagi para wanita. Demikian sebuah penelitian bertajuk Heart and Estrogen/Progestin Replacement Study

Pada penelitian sebelumnya terungkap bahwa penyakit ginjal dapat menimbulkan kematian tibat-tiba pada pasien dengan alat pacu jantung. Demikian penelitian lanjutan pada kelompok yang lebih sehat diungkapkan peneliti senior Dr. Michael G. Shlipak dan koleganya yang juga menulis hasil penelitiannya di Jurnal Hipertensi.

Untuk menentukan efek dari penyakit ginjal pada kematian mendadak ini, Shlipak, di University of California, San Francisco, dan rekannya menganalisa data pada sekitar 2,760 wanita yang sudah mengalami postmenopaus, dengan usia tidak lebih tua dari 80 tahun, dan menderita sakit jantung. Subyek dengan gagal jantung parah tidak masuk dalam daftar ini.

Para wanita ini terbagi dalam tiga kelompok berdasar penyakit ginjal yang diderita: minimal/tidak ada satu pun, sedang atau berat. Selama hampir 7 tahun berlangsung, sekitar 135 kejadian mati mendadak terjadi karena serangan jantung.

Setelah menghitung beragam faktor yang mungkin menyumbang munculnya penyakit, para wanita dengan penyakit ginjal kronis ini ternyata tiga kali lebih berisiko mengalami mati mendadak daripada yang fungsi ginjalnya normal.

Peningkatan risiko tampak setelah muncul gagal jantung dan serangan jantung, meski hanya gagal ginjal juga dapat menimbulkan risiko mati mendadak.
mengungkapkan.

Source: Journal of Hypertension

sumber:

http://www.kompas.com/read/xml/2008/04/08/17305633/penyakit.ginjal.mematikan.


HABBATUSSAUDA OBAT SEGALA MACAM PENYAKIT KECUALI KEMATIAN (HR. BUKHARI MUSLIM) UNTUK PEMESANAN HUBUNGI BIN MUHSIN HP:085227044550 EMAIL: binmuhsin_group@yahoo.co.id friendster: ujang_bmz@yahoo.co.id

UJIAN PAKET C, IJAZAH SMA, KEJAR PAKET C, HUBUNGI 085227044550

HABBATUSSAUDA EXTRAFIT 369